Tabel Periodik Unsur Kimia
Tabel Periodik Unsur Kimia

Tabel Periodik Unsur Kimia Lengkap Dengan Keterangan

Posted on

AyokBoco.com| Pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai tabel periodik unsur kimia lengkap dengan keterangnnya. Artikel ini akan menjelaskan secara rinci can tersusun dari pengertian secara umum, conto tabel unsur kimia, dan metode pengelompokan tabel periodik.

Tabel Periodik Unsur Kimia
Tabel Periodik Unsur Kimia

Sebelum kita bahas lebih mendalam ayokboco.com akan menjelaskan apa itu unsur kimia. Unsur kimia adalah zat kimia yang tidak dapat diubah lagi menjadi zat yang kecil dengan arti lain zat yang tidak dapat dibagi lagi jika menggunakan metode kimia biasa.

Jumlah unsur kimia di dunia dalam ilmu kimia totalnya adalah 118 unsur, anda dapat dilihat di gambar tabel unsur kimia lengkap yang diakui secara internasional.

Pengertian Tabel Unsur Kimia

Tabel yang menampilkan unsur-unsur kimia dalam bentuk tabel, Unsur-unsur tersebut disusun berdasarkan nomor atom atau jumlah proton dalam inti atom, berulangan sifat kimia, konfiguration elektron.

Secara umum, satu periode atau baris disebelah kiri bersifat logam, dan di sebelah kanan bersifat non-logam.
Kolom pada tabel disebut golongan, sedangkan baris pada tabel disebut periode.

Ciri-Ciri Unsur Logam

  1. Kerapatan pada unsur tinggi

  2. Unsur bersifat konduktor

  3. Dapat dibentuk atau di tempa (padat)

Ciri-Ciri Unsur Non Logam

  1. Kerapatan pada unsurnya rendah

  2. Unsur bersifat isolator

  3. Rapuh atau tidak mudah dibentuk.

Untuk lebih jelasnya mari kita lihat gambat tabel unsur kimia yang logam dan non logam dibawah ini.

Tabel Unsur-Unsur Kimia

Tabel Periodik
Tabel Periodik

Keterangan:

  • Baris pada gambar tabel di sebut dengan periode, sedangkan kolom di sebut dengan golongan.

  • Gambar tabel menunjukkan 6 golongan atau kolom yang mempunyai nama lain selain nomor. Contoh unsur golongan 17 yaitu halogen dan golongan 18 yaitu gas mulia

  • Tabel ini dapat digunakan untuk menurunkan hubungan antara sifat-sifat unsut tersebut dan memperkirakan sifat unsur baru yang belum ditemukan.

  • Tabel memberikan kerangka kerja unutk menyelesaikan analisis perilaku kimia dan digunakan dalam bidang ilmu kimia.

Tabel Unsur Kimia Modern

Tabel Unsur Kimia Modern
Tabel Unsur Kimia Modern

Tabel memberikan kerangka kerja untuk melakukan analisis pada priklaku kimia dan dipakai pada bidang kimia. Unsur 1 golongan yaitu halogen dan 18 golongan yaitu gas mulia.

Metode Pengelompokan

Pada metode pengelompkoan dibagi menjadi empat kelompok.

Pertama Golongan

Kolom vertikal pada tabel periodik, Biasanya tren periodik yang lebih bermakna dari pada golongan periodik dan blok. Teori dari mekanika kuantum modern dari stuktur atom menjelaskan unsur-unsur yang berada pada kolom yang sama mampunyai konfigurasi elektron yang sama pada kulit valensinya. Dalam beberapa tabel periodik seperti blok -d dan blok -f kesamaan horizontal itu lebih penting atau lebih jelas kesamaan vertikalnya.

golongan
golongan

Kedua Periode

Baris horizontal pada tabel periodik adalah periode. Golongan lebih menggabarkan tren periodik akan tetapi ada beberapa bagian dimana tren horizontal lebih signifikan dari tren vertikal. Contoh Blok -f diaman lantanida dan aktanida membentuk dua seri unsur horizontal yang substansial.

Unsur-unsur pada periode yang sama menunjukan tren energi ionisasi, jari-jari atom, afinitas elektron, dan elektronegativitas. Kekanan pada periode yang sama jari-jari atom biasanya menyusut.

Semua terjadi dikarenakan unsur berurutan menambah proton maupun elektron, menyebabkan elektron tertarik leih dekat pada inti atom. Semakin kuat ikatan suatu unsur maka semakin banyak eergi yang dibutuhkan unutk melepas elektron. Elektronegativitas meningkat sesuai dengan kenaikan energi ionisasi dikarenakan elektron tertarik ke inti atom.

Ketiga Blok

Tabel terbagi menjadi empat blok
Pertama Blok -s
kedua Blok -p
ketiga Blok – d
Keempat Blok -f

blok
blok

Bagian dari tabel periodik bisa dirujuk sebagai blok sesuai dengan urutan pengisian kulit elektron unsur-unsurnya yang masing-masing diberi nama yang sebusi dengan sub kulit tampat elektron terakhir berada.

Logam, Non Logam dan Metaloid

Sesuai dengan sifat fisika dan kimia unsur bisa di klasifikasikan kedalam tiga kategori besar yaitu logam, Non logam dan Metaloid.

Logam
Logam

Logam pada umumnya kepadatan konduktivitas tinggi bisa membentuk aloy dengan logam lainnya dan membentuk senyawa ion serupa garam dengan nonlogam selain gas mulia.

Non logam membentuk senyawa dengan non logam lainnya berkaitan secara konven. metaloid memiliki sifat di antara logam dan non logam ataupun campuran keduanya.

Baca Artikel Lainnya:

Asam Basa

Hukum Dasar Kimia

Senyawa Dan Campuran