Pemisah Campuran Macam-Macam Dan Cara Kerja
Pemisah Campuran Macam-Macam Dan Cara Kerja

Pemisahan Campuran – Macam-Macam Dan Cara Kerja

Posted on

ayokboco.com – Kali ini kita akan membahas materi kimia mengenai pemisahan campuran, yang meliputi pengertian, jenis dan macamnya, cara kerja dan contohnya. Pada pembahasan sebulumnya kita telah membahas perbedaan senyawa dan campuran, dan yang kita akan bahas yakni pemisahaan dari campuran tersebut.

Pemisah Campuran Macam-Macam Dan Cara Kerja
Pemisah Campuran Macam-Macam Dan Cara Kerja

Pengertian Pemisahan Campuran

Pemisahan Campuran – Telah kita ketahui dalam pembahasan sebelumnya mengenai campuran dapat didefinisikan sebagai material atau zat yang berbentuk dan terdiri dari dua zat atau lebih, kemudian masih memiliki siat-sifat dari zat penyusunnya.

Kemudian Untuk mendapatkan zat murni yang harus kita lakukan adalah harus memisahkan campurannya. Pada dasarnya pemisahan didasarkan pada perbedaan sifat fasis zat penyusunnya, yang meliputi wujud zat, titik leleh, ukuran partikel, sifat magnet, titik didih, kelarutan dan masih banyak lagi.

Pemisahan bergantung pada zat penyusun suatu campuran yang dapat dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut:

Filtrasi Atau Penyaringan

Metode yang digunakan unutk pemisahan dengan cara menyaring atau memisahkan cairan dan zat padat yang tidak larut berdasarkan perbedaan ukuran partikel. Contoh Pemisahan antara air dan pasir kerikil, kita akan memisahkan antara air dan pasir kerikil mengunakan saringan atau kain, maka pasir kerikil tidak ikut larut atau tertinggal di saringan atau dikain sehingga air dan pasir kerikil akan terpisah.

Ilustrasi lain dalam pemisahan sebagai berikut:

Alat dan Bahan 

  1. Dua buah gelas kimia
  2. Kertas saring
  3. Larutan gula, garam dan alkohol
  4. Cerobong kaca

Cara Kerjanya

  1. Bahan yang terdiri dari gula, garam, dan alkohol yang kemudian kristal gula dan garam dicapur dengan menggunakan pelarut alkohol.
  2. Tuangkan larutan gula, garam dan alkohol ke tempat filtrasi dengan menggunakan kertas saring yang berada di cerobong kaca.
  3. hasil akhir dalam filtrasi adalah garam mengendap pada kertas saring (Residu:Garam) sedangkan gula dan alkohol lolos dari kertas saring membentuk filtrat.

Penuangan (Dekantasi)

Salah satu cara alternatif untuk mendapatkan zat murni selain filtrasi unutk memisahkan cairan dan padatan. Cara melakukan dekantasi dengan menuang cairan pelan-pelan dengan ini padatan akan tertinggal di wadah, metode jenis dekantasi ini metode paling cepat dan efisien daripada melakukan proses penyaringan(filtrasi). Akan tetapi hasil dekantasi kurang memuaskan, hasil lebi efektif apabila ukuran zat padat lebih besar, jika metode ini digunakan untuk memisahkan air dan kerikil mungkin hasilnya akan lebih efektif.

Metode Pemusing (sentrifugasi)

Metode yang digunakan secara luas dalam pemisahan sel-sel darah merah dan darah putih. Jenis metode ini sering digunakan apabila partikel padat sangat halus dan jumlah campuran lebih sedikit. Dengan kata lain teknik untuk memisahkan jenis zat berat dengan cara memutar campuran dengan alat pada sutau piringan.

Contoh Proses sentrifugasi

Pemisahan antara padi atau gabah, dalam metode ini pemisahan menggunakan mesin yang mimisahkan antara beras, kulit gabah, padi yang kosong dan kotor. Kemudian setelah menjadi beras sentrifugasi dilakukan guna memisahkan antara beras kotor dan beras yang layak konsumsi.

Penguapan (Evaporasi)

Metode untuk pemisahan zat padat yang sudah terlarut dari larutannya atau teknik pemisahan campuran cairan dan campuran padatan dengan peroses penguapan yang disebut evaporasi.

Contoh atau Ilustrasi pada siklus air

Siklus Besar atau Panjang

  1. Air laut menguap kemudian menjadi uap yang disebabkan oleh panas sinar matahari
  2. Uap kemudian mengalami penyumbliman atau sublimasi
  3. Setelah itu terbentuklah awan yang mengandung kristal es
  4. Angin meniup awan tersebut kemudian bergerak kedaratan
  5. Pembentukan awan
  6. Lalu tidak lama kemudian turunlah hujan
  7. Kemudian terbentuklah gletser
  8. Gletser tersebut mencair kemudian membentuk aliran sungai
  9. Air tersebut mengalir kesungai menuju daratan dan kemudian kembali kelautan.

Penyulingan (Distilasi)

Metode pemisahan berdasarkan perbedaan kecepatan atau votalitas bahan, dengan mencampur cairan yang titik didihnya berbeda. kemudian zat yang memiliki titik didih rendah akan menguap sehingga memudahkan pemisahan. Contohnya proses pemisahan minyak bumi dan pemisahan etanol dan alkohol.

Corong Pemisah

Anda mempunyai dua buah zat yang saling melarutkan, kemudian cara memisahkannya menggunakan corong pemisah untuk bisa memisahkan zat tersebut, caranya dengan memasukan zat kecorong pemisah kemudian kita diamkan beberapa menit samapai kita dapatkan dua lapisan yang terpisah. Contoh yang paling sederhana yaitu kita memasukan air dan minya kedalam corong unutk memisahkan air dan minyak tersebut.

Kromotografi

Teknik atau cara untuk memisahkan perbedaan kecepatan zat atau memisahkan molekul-molekul yang bergerak bersama-sama dengan beberapa fase atau tahap yaitu tahap diam dan tahap gerak. Fase diam berupa padat dan cair, kemudian fase gerak berupa cairan atau gas.

Alat yang digunakan untuk memisah adalah kertas kromotografi, dalam kehidupan metode ini digunakan untuk : 

  1. Untuk mengetahui zat yang digunakan pada makanan
  2. Menentukan tinggkat kebersihan udara 
  3. Mengetahui kandungan nikotin dalam sel darah
  4. Membuktikan kandungan narkoba dalam tubuh dengan cara tes urin dan darah.
  5. Memeriksa pestisida pada buah dan sayuran

Sumblimasi

Suatu teknik pemisahan campran sesama zat padat berdasarkan wujud zatnya yang memiliki sifat yang sama. Zat padat berubah wujud menjadi gas kemudian gas berubah wujud menjadi padat dengan melalui fase pencairan.

Contoh Sederhana

pemisahan antara iodin dengan garam, dengan carai odin dan garam dipanaskan dalam wadah cawan kemudian dipanaskan dalam wadah dengan tutup corong terbalik, iodin menyumblim dan menjadi uap, saat menyentuh permukaan corong uap iodin menyumblim menjadi padat menempel pada permukaan corong yang dapat dipisahkan dengan padatan garam.

Penyairan (Ekstrasi)

Suatu proses pemisahan suatu zat yang berdasarkan perbedaan kelarutan terhadap dua buah cairan dengan melarutkan zat pada pelarut yang sesuai. Metode ini biasanya digunakan dalam ekstrasi yang terjadi atas dasar perubahan zat pelarut yang berbeda kemudian metode ini digunakan untuk mengambil sari dari suatu tumbuhan.

Rekristalisasi

Suatu metode untuk mendapatkan zat padat yang larut dala cairan, seperti garam dan gula dengan cara disaring. Alat-alat yang sering digunakan dalam kristalisasi adalah Gelas kimia, alat pemanas, alat penyaring. Pengkristalan dapat dilakukan dengan cara pengapan dan pendinginan.

Sekian pembahasan mengenai pemisahan campuran, semoga bermanfaat untuk kita semua…. kita sambung di materi lainnya…….

Baca Artikel Lainnya:

Pengertian campuran

Perbedaan Senyawa dan Campuran

Teori Atom