Alkana Pengertian, Sifat, Rumus, Deret Homolog
Alkana Pengertian, Sifat, Rumus, Deret Homolog

Alkana – Pengertian, Sifat, Rumus, Deret Homolog

Posted on

AyokBoco.com – Ketemu lagi dengan kami, kali ini kita akan membahas pelajaran mengenai Senyawa Hidrogen dinama di senyawa tersebut terdapa materi yaitu Alkana kini kita kana membahas materi itu yang meliputi pengertian, sifat, rumus, deret homogen berikut penjelasanya.

Alkana Pengertian, Sifat, Rumus, Deret Homolog
Alkana Pengertian, Sifat, Rumus, Deret Homolog

Senyawa Hidrogen – Merupakan senyawa yang mengandung unsur hidrogen dan karbon. Sebuah atom karbon bisa membentuk rantai karbon, dan biasanya membentuk ikatan kovelen tunggal, rangkap dua, dan rangkap tiga.

Senyawa hidrokarbon sendiri terbagi menjadi dua yaitu senyawa hidrokarbon jenih dan senyawa hidrokarbon tak jenuh. Contoh Kerbon Jenuh adalah Senyawa Alkana. Contoh Karbon tak jenuh adalah senyawa hidrokarbon dapat ikatan rangkap dua atau tiga pada rantai karbon, Contohnya Alkena Dan Alkanaa. Kemudian yang akan kita bahas mengenai Alkanaanya.

Pengertian Alkana

Suatu senyawa hidrokarbon yang memiliki ikatan rantai karbon tunggal.

Rumus Umum ” CnH2n+2 dari metana ke etana memiliki perbedaan -CH2- dan selanjutnya. Deret Homolog merupakan senyawa karbon dengan gugusan fungsi yang sama dengan selisih yaitu -CH2-“.

Sifat – Sifat Alkana

Berikut ini adalah sifat-sifat dari senyawa tunggal yaitu:

  1. Memiliki suhu kamar C1-C4 berwujud Gas, C5-C17 berwujud cair dan diatas 17 berwujud padat
  2. Semakin banyak jumlah atom C maka Mr ikut bartambah pada titik didih dan titik leleh semakin tinggi yang memiliki titik didih lebih tinggi dibanding alkana rantai bercabang dengan jumlah atom C sama atau sedikit. Dengan kata lain semakin banyak cabang maka titik didih akan semakin rendah
  3. Mudah larut dalam pelarut organik namun sukar larut dalam air
  4. Pembakaran atau oksidasi bersifat eksotermik atau menghasilkan kalor

    Reaksi pembakaran yang sempurna yaitu:
    CH4(g) + 2 O2(g) ==> CO2(g) + 2 H2O(g) + E

    Reaksi pembakaran yang tak sempurna yaitu:

    2 CH4(g) + 3 O2(g)==> CO(g) + 4 H2O(g) + E

  5. Dapat bereaksi subsitusi denga homogen dengan kata lain raksi penggantian atom/ gugusan dengan ato lainnya.
Alkana rantai lurus memiliki titik didih lebih tinggi dibanding alkana rantai bercabang dengan jumlah atom C sama. Semakin banyak cabang, titik didih makin rendah.

Rumus Alkana

Alkana menunjukkan bahwa terbentuk dari dua atom karbon yang akan mengikat enam atom hydrogen sehingga mempunyai rumus molekul C2H. Seandainya penggantian atom hidrogen dengan atom karbon dilakukan terus menerus akan didapat struktur pada tabel Rumus atau Formula sebagai berikut:

Jumlah Atom CRumus MolekulNamaTitik Lebur (derajad Celcius)Titik Didih (derajad Celcius)Massa Jenis (g/cm3)Wujud (Suhu Kamar)
1CH4Metana-181,9-163,90,466Gas
2C2H6Etana-183,2-88,50,572Gas
3C3H6Propana-189,6-42,000,585Gas
4C4H10Butana-138,3-0,40,601Cair
5C5H12Pentana-129,936,20,626Cair
6C6H14Heksana-94,969,10,660Cair
7C7H16Heptana-90,598,50,684Cair
8C8H18Oktana-56,7125,80,703Cair
9C9H20Nonana-50,9150,90,728Cair
10C10H22Dekana-29,6174,20,730Cair
11C11H24Undekana-25,5196,10,740Cair
12C12H26Dodekana-14,5216,40,749Cair
14C14H30Teradekana5,9253,50,763Cair
18C18H38Oktadekana28313,90,789Padat
20CC20H42Eikosana36,9343,90,789Padat

Jadi Kesimpulan dari Rumus Alkana adalah CnH2n+2

Deret Homolog Alkana

Sejumlah deretan rumus molekul alkana menunjukan bahwa setiap anggotasatu ke anggota lainya bertambah sebanyak CH2. Homolog adalah deret senyawa karbon. (deret homolog alkana)

Sifat-Sifat Homolog

  1. Memiliki Rumus Umum, Rumusnya Adalah CnH2n+2
  2. Diantara satu anggota ke anggota lain mempunyai pembeda yaitu CH2.
  3. Jarak atau selisih rumus antara satu anggota dengan anggota lain adalah 14
  4. Semakin panjang rantai karbon semakin tinggi titik didihnya

Tabel deret homolog alkana sebagai berikut dibawah ini:

Jumlah atom CRumus StrukturRumus Molekul
1CH4CH4
2CH3- CH3C2H6
3CH3- CH2- CH3C3H8
4CH3- CH2- CH2- CH3C4H10
8CH3- CH2- CH2- CH2- CH2- CH2- CH2- CH3 atau CH3(CH2)6 CH3C8H10
NRumus  Alkana (rumus Umum Alkane)CnH2n+2

Kegunaan Alkana

Pada umumnya alkana dipergunakan sebagai bahan bakar dan bahan baku dalam industri petrokimia, kegunaan Alkana sebagai berikut:

  • Etana dipergunakan sebagai bahan bakar untuk memasak dan sebagai refrigerant dalam sistem pendinginan dua tahap untuk suhu rendah
  • Metana sebagai bahan bakar dan bahan baku pembuat zat kimia seperti H2 dan NH3
  • Butana Sebagai bahan bakar kendaraan dan bahan baku karet sintesis
  • Propana sebagai komponen utama dalam pembuatan gas elpigi unutk memasak dan bahan baku senyawa organik
  • Oktana sebagai komponen utama bahan kendaraan bermotor seperti bensin pertalite dan pertamax.

Demikian pembahasan mengenai pelajaran kimia yaitu tentang Alkana – Pengertian, Sifat, Rumus, Deret Homolog dan seterusnya. Maaf jika ada tulisan dan kata yang kurang jelas ….

Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua …..

Baca Artikel Lainya:

Destilasi

Teori Atom

Campuran Homogen